Saturday, January 2, 2016

manfaat dan cara budidaya tanaman pepaya

Tanaman pepaya biasanya ditanam  secara generatif yaitu dengan penyemaian biji. Tapi sebagai alternatif dan variasi tanaman ini juga bisa diperbanyak menggunakan cara vegetatif atau bisa disebut dengan pencangkokan yang, lalu bagaimana caranya? Dan apa saja yang kita perlukan untuk mencangkok? Nah berikut akan saya jelaskan namun sebelumya akan saya jelaskan dulu sedikit tentang keuntungan dari  pencangkokan pepaya:

manfaat dan cara budidaya tanaman pepaya
manfaat dan cara budidaya tanaman pepaya


Keuntungan bibit pepaya hasil cangkok 
Pohon pepaya dan buah  yang dihasilkan dari hasil cangkok akan memiliki sifat menghasilkan buah yang sama dengan induknya. Sementara tanaman dari biji pepaya bisa menghasilkan sifat buah yang bervariasi, terkadang berbeda dari induknya.


Selain itu tanaman pepaya hasil cangkok lebih cepat berbuah dan posisi buah jauh lebih pendek dari tanaman hasil penyemaian biji.

Sementara itu kelemahan pengembangan tanaman pepaya dengan metode cangkok ini terkait terbatasnya jumlah cabang yang bisa dicangkok. Untuk kebun dengan area luas yang besar kebutuhan akan bibit pepaya masih sukar dipenuhi dengan bibit hasil cangkok sehingga pekebun lebih memilih bibit hasil semai dari biji.

Pemilihan Batang Cangkok

Tanaman pepaya yang akan di cangkok sudah pernah berbuah dengan kualitas buah yang baik. Tingkat rasa kemanisan buah sama dengan hasil buah pohon induk, ketebalan dan kekenyalan daging buah biasanya menjadi ukuran. Batang yang di cangkok dapat diambil dari cabang-cabang yang muncul dari batang utama tanaman atau dari cabang-cabang dari tunas baru yang sengaja ditumbuhkan.Tanaman pepaya yang sudah lama berproduksi biasa tumbuh tinggi. Tanaman ini bisa dibuat pendek

Dengan cara pemotongan batang utama agar tumbuh tunas-tunas yang baru. Sebagian dari tunas ini bisa dipelihara agar berbuah lagi dan sebagian lagi dijadikan bahan cangkok. Agar batang pepaya yang dipotong tidak busuk atau kemasukan air, bekas potongan bisa ditutup dengan menggunakan  plastik.

Ada beberapa cara pencangkokan pepaya diantara dengan melakukan penyayatan cabang dan juga meretakkan cabang yang hendak dicangkok. Sebelum dilakukan pencangkokan, cabang-cabang yang hendak di cangkok hendaknya telah dipersiapkan terlebih dahulu. Berikut cara cara yang dapat dilakukan

Model Cangkok Sayatan

Pada model ini, cabang yang akan dicangkok disayat dengan menggunakan pisau yang bersih dan tajam. Agar kedua permukaan sayatan tidak menyatu kembali, pada sela antara kedua hasil sayatan bisa diganjal dengan kayu.

Setelah itu, pada area sayatan dapat dibungkus dengan dengan plastik yang diisi tanah. Tanah yang dicampur dengan pupuk kandang dapat dijadikan media cangkok. Terakhir pencangkokan diikat dengan erat menggunakan tali. Dan juga buat lubang-lubang pada plastik dengan cara tusuk pakai paku. Lubang ini untuk memudahkan air masuk saat penyiraman cangkokan.

Model Cangkok Retakan

Pada model ini, cabang yang hendak dicangkok dibuat retakan pada pangkalnya. Caranya dengan membengkokkan batang ke bawah hingga terjadi retakkan di pangkal cabang. Setelah itu cabang dibengkokkan ke arah berlawanan untuk mendapatkan retakkan di sisi yang lain. Saat melakukan pembengkokan ini, jangan sampai cabang menjadi patah dan putus karena apabila terputus cabang sulit berakar dan akan mati..

Langkah berikutnya adalah membungkus pangkal cabang yang di bagian retakkan tadi dengan plastik dan media, persis seperti pencangkokan biasa.
Agar batang yang retak tadi tidak patah, perlu diberikan penyangga dari kayu atau bambu. Tinggal menunggu apakah langkah pencangkokan berhasil atau gagal.
Berikutnya
Tunggu hingga cangkokan tumbuh berakar dan pada hari ke-19, akan terlihat beberapa serabut akar berwarna putih mulai menembus tanah dan terlihat dari luar lapisan plastik.

Perangsang Akar

Sebaiknya raktek cangkok pepaya ini dilakukan tanpa menggunakan zat perangsang akar maupun zat pengatur tumbuh (ZPT) untuk stimulan tumbuhnya akar. Sayatan dibiarkan begitu saja tanpa tambahan zat-zat tersebut dan langsung dibungkus saja dengan media tanah.

Perlu di ingat juga hindari media cangkok dari campuran bahan yang dapat menyebabkan batang pepaya membusuk, seperti pupuk kandang yang masih baru dan kompos yang belum jadi. Media cangkokan di atas hanya tanah saja tanpa campuran lain.

Demikian itu yang bisa saya jelaskan sedikit tentang cara mencangkok pohon pepaya.
Dan untuk menambah ilmu mengenai tumbuhan, baca juga cara menanam pohon pisang dan manfaatnya serta caramenanam bunga dalam pot


1 comment:

  1. Oke terimakasih gan semoga bisa bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi kita semua

    ReplyDelete