Tanaman pepaya biasanya
ditanam secara generatif yaitu dengan penyemaian biji. Tapi sebagai
alternatif dan variasi tanaman ini juga bisa diperbanyak menggunakan cara
vegetatif atau bisa disebut dengan pencangkokan yang, lalu bagaimana
caranya? Dan apa saja yang kita perlukan untuk mencangkok? Nah berikut
akan saya jelaskan namun sebelumya akan saya jelaskan dulu sedikit tentang
keuntungan dari pencangkokan pepaya:
![]() |
| manfaat dan cara budidaya tanaman pepaya |
Keuntungan bibit pepaya hasil
cangkok
Pohon pepaya dan buah
yang dihasilkan dari hasil cangkok akan memiliki sifat menghasilkan buah
yang sama dengan induknya. Sementara tanaman dari biji pepaya bisa menghasilkan
sifat buah yang bervariasi, terkadang berbeda dari induknya.
Selain itu tanaman
pepaya hasil cangkok lebih cepat berbuah dan posisi buah jauh lebih pendek dari
tanaman hasil penyemaian biji.
Sementara itu kelemahan
pengembangan tanaman pepaya dengan metode cangkok ini terkait terbatasnya
jumlah cabang yang bisa dicangkok. Untuk kebun dengan area luas yang besar
kebutuhan akan bibit pepaya masih sukar dipenuhi dengan bibit hasil cangkok
sehingga pekebun lebih memilih bibit hasil semai dari biji.
Pemilihan Batang Cangkok
Tanaman pepaya yang akan di
cangkok sudah pernah berbuah dengan kualitas buah yang baik. Tingkat rasa
kemanisan buah sama dengan hasil buah pohon induk, ketebalan dan kekenyalan
daging buah biasanya menjadi ukuran. Batang yang di cangkok dapat diambil dari
cabang-cabang yang muncul dari batang utama tanaman atau dari cabang-cabang dari
tunas baru yang sengaja ditumbuhkan.Tanaman pepaya yang sudah lama berproduksi
biasa tumbuh tinggi. Tanaman ini bisa dibuat pendek
Dengan cara pemotongan
batang utama agar tumbuh tunas-tunas yang baru. Sebagian dari tunas ini bisa
dipelihara agar berbuah lagi dan sebagian lagi dijadikan bahan cangkok. Agar
batang pepaya yang dipotong tidak busuk atau kemasukan air, bekas potongan bisa
ditutup dengan menggunakan plastik.
Ada beberapa cara pencangkokan
pepaya diantara dengan melakukan penyayatan cabang dan juga meretakkan cabang
yang hendak dicangkok. Sebelum dilakukan pencangkokan, cabang-cabang yang
hendak di cangkok hendaknya telah dipersiapkan terlebih dahulu. Berikut cara
cara yang dapat dilakukan
Model Cangkok Sayatan
Pada model ini, cabang yang akan
dicangkok disayat dengan menggunakan pisau yang bersih dan tajam. Agar kedua
permukaan sayatan tidak menyatu kembali, pada sela antara kedua hasil sayatan
bisa diganjal dengan kayu.
Setelah itu, pada area sayatan
dapat dibungkus dengan dengan plastik yang diisi tanah. Tanah yang dicampur
dengan pupuk kandang dapat dijadikan media cangkok. Terakhir pencangkokan
diikat dengan erat menggunakan tali. Dan juga buat lubang-lubang pada plastik
dengan cara tusuk pakai paku. Lubang ini untuk memudahkan air masuk saat
penyiraman cangkokan.
Model Cangkok Retakan
Pada model ini, cabang yang
hendak dicangkok dibuat retakan pada pangkalnya. Caranya dengan membengkokkan
batang ke bawah hingga terjadi retakkan di pangkal cabang. Setelah itu cabang
dibengkokkan ke arah berlawanan untuk mendapatkan retakkan di sisi yang lain.
Saat melakukan pembengkokan ini, jangan sampai cabang menjadi patah dan putus
karena apabila terputus cabang sulit berakar dan akan mati..
Langkah berikutnya adalah
membungkus pangkal cabang yang di bagian retakkan tadi dengan plastik dan
media, persis seperti pencangkokan biasa.
Agar batang yang retak tadi tidak
patah, perlu diberikan penyangga dari kayu atau bambu. Tinggal menunggu apakah
langkah pencangkokan berhasil atau gagal.
Berikutnya
Tunggu hingga cangkokan tumbuh
berakar dan pada hari ke-19, akan terlihat beberapa serabut akar berwarna putih
mulai menembus tanah dan terlihat dari luar lapisan plastik.
Perangsang Akar
Sebaiknya raktek cangkok pepaya
ini dilakukan tanpa menggunakan zat perangsang akar maupun zat pengatur tumbuh
(ZPT) untuk stimulan tumbuhnya akar. Sayatan dibiarkan begitu saja tanpa
tambahan zat-zat tersebut dan langsung dibungkus saja dengan media tanah.
Perlu di ingat juga hindari media
cangkok dari campuran bahan yang dapat menyebabkan batang pepaya membusuk,
seperti pupuk kandang yang masih baru dan kompos yang belum jadi. Media
cangkokan di atas hanya tanah saja tanpa campuran lain.
Demikian itu yang bisa saya
jelaskan sedikit tentang cara mencangkok pohon pepaya.
Dan untuk menambah ilmu mengenai
tumbuhan, baca juga cara menanam pohon pisang dan manfaatnya serta caramenanam bunga dalam pot







Oke terimakasih gan semoga bisa bermanfaat dan bisa menambah ilmu pengetahuan bagi kita semua
ReplyDelete